Material Bangunan Tahan Cuaca Ekstrem Yang Wajib Dipertimbangkan
Cuaca ekstrem menjadi salah satu isu yang terulang setiap tahun di Indonesia. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) secara berkala mengimbau terkait potensi hujan lebat dan angin kencang di berbagai wilayah. Hal ini dapat menyebabkan tinggi nya tingkat kelembapan yang dapat memicu pembentukan awan hujan di sebagian wilayah Indonesia.
Cuaca ekstrem menjadi ketakutan dan berikan rasa tidak nyaman khususnya bagi penghuni rumah. Efeknya bisa berpengaruh ke struktur dan material yang menjadi fondasi rumah. Artikel ini akan membahas dampak cuaca ekstrem terhadap bangunan serta rekomendasi material bangunan yang tahan cuaca ekstrem.
Apa yang Dimaksud Cuaca Ekstrem?
Cuaca ekstrem bisa terjadi seperti hujan yang cukup lebat dalam waktu singkat, angin kencang, paparan matahari dengan suhu yang tinggi, sampai petir yang intensif. Wilayah Indonesia sendiri paling sering muncul dalam bentuk hujan deras disertai angin kencang. Akibat akhirnya bisa sampai pada bencana alam.
Dampak Cuaca Ekstrem terhadap Bangunan Rumah
1. Atap dan Talang Air Mudah Rusak
Hujan deras dengan intensitas air yang lebat dapat mempercepat kerusakan area luar, seperti genteng, talang air, hingga alas atap yang tidak dipersiapkan untuk tahan curah hujan yang tinggi.
2. Dinding dan Plafon Rentan Lembap
Musim hujan mengakibatkan area dinding dan plafon lebih mudah menyerap air. Pada akhirnya bisa picu lembap hingga tumbuhnya jamur.
3. Material Mudah Memuai dan Menyusut
Perubahan suhu dari panas hingga dingin yang berulang dapat menyebabkan sebagian material bangunan rumah alami pemuaian dan penyusutan yang picu retak halus pada permukaan.
4. Risiko Korosi pada Material Logam
Musim hujan berkepanjangan meningkatkan risiko korosi khususnya pada material bahan dasar logam. Seperti rangka baja ringan.
Material Bangunan GRC board Tahan Cuaca Esktrem
Ada kriteria yang bisa diperhatikan agar bangunan lebih siap dan kokoh menghadapi cuaca ekstrem seperti tahan terhadap perubahan suhu, tahan jamur, dan daya serap air yang rendah. Beberapa material bangunan yang tahan cuaca ekstrem seperti GRC board. Material papan semen dirancang untuk hadapi kondisi cuaca ekstrem. GRC board lebih tahan kelembapan saat adanya pergantian suhu. Material ini juga tahan paparan panas ekstrem tanpa mudah memuai, hingga cocok digunakan untuk ragam elemen rumah seperti dinding eksterior, plafon, atap hingga fasad.
Tips Melindungi Rumah dari Cuaca Ekstrem
1. Lakukan pengecekan kondisi atap dan talang air secara rutin, terutama jelang pergantian musim
2. Gunakan waterproofing pada area yang rawan, seperti dak beton dan sambungan atap
3. Ganti material yang ada tanda kerusakan, sebelum cuaca ekstrem capai puncak
4. Pilih material dengan kualitas tahan terhadap cuaca ekstrem yang jelas.
Semua langkah pencegahan akan lebih maksimal hasilnya bila didukung pemilihan material bangunan yang memang dirancang untuk hadapi cuaca ekstrem, seperti papan semen GRC board/ Konsultasikan kebutuhan material tahan cuaca ekstrem untuk bangunan hingga rumah dengan ahlinya sekarang!